Pendidikan Kesehatan pada Klien TBC Paru Ditinjau dari Teori Keperawatan Transkultural

Sudiharto Sudiharto


DOI: http://dx.doi.org/10.7454/jki.v6i1.116


Abstract


Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular-kronis yang dapat mengganggu fisik maupun mental klien. Gangguan tersebut dapat berupa gangguan pada kehidupan social, cultural dan spiritualklien. Kondisi seperti ini dapat dicegah bila klien memliki pandangan positif terhadap status kesehatannya. Untuk meningkatkan sikap dan pandangan klien yang positif perawat mempunyai peranan penting dalam memberikan pendidikan kesehatan dengan menggunakan pendekatan keperawatan transkultural yang dikembangkan oleh Leininger (1970). Metode ini diyakini dapat menolong klien mengembangkan kemampuan melakukan evaluasi mandiri melalui belajar secara selektif, aktif dan mandiri.

 

Lung Tuberculosis as a chronic-infectious disease more often producing negative impact to the client such as physically and mentally disturbance as well as disturbing his social, cultural and spiritual belief. Those conditions will be able to e prevented if the client has positive attitude toward his health status. To improve client’s attitude, nurses has the important role in conducting health education using transcultural-nursing approach that developed by Leininger (1970). This method will be able to help the client’s ability in evaluating his health condition by selective, active and independent learning.


Keywords


penyakit menular-kronis, sikap positif, pendidikan kesehatan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Keperawatan Indonesia by http://jki.ui.ac.id is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
VISITOR COUNTER

StatCounter - Free Web Tracker and Counter

~ View My Stats Detail ~