Deteksi dan Pencegahan Depresi Postpartum

Yati Afianti
| Abstract views: 4278 | PDF views: 1357

Abstract

Depresi postpartum merupakan suatu masalah serius yang dapat dialami wanita setelah melahirkan. Selain menimbulkan akibat-akibat yang merugikan (adverse effects) yang langsung dirasakan oleh wanita yang mengalaminya, depresi postpartum dapat menimbulkan efek buruk jangka panjang yang tidak hanya merugikan wanita penderita, tapi juga bagi seluruh anggota keluarganya. Umtuk itu deteksi dan pencegahan depresi postpartum merupakan suatu yang penting dilakukan oleh para penyedia pelayanan kesehatan. Suatu kenyataan depresi postpartum tidak mudah dideteksi karena berbagai masalah dapat ditemui dalam melakukan deteksi dan pencegahan depresi postpartum. Hal ini memerlukan penanganan yang serius dari penyedia pelayanan kesehatan termasuk para perawat untuk mencari penyelesaina masalah postpartum.

 

Postpartum depression is a serious problem, which can be experienced by women after delivery. It has adverse the effect, both in magnitude and in the long-term effect that not only on the women, but also their entire families. Detecting and preventing of postpartum depression is crucial to be done by health care providers. In fact, postpartum depression is difficult to detect because many problem that have been found in detection and prevention postpartum depression. It requires treatment seriously from health care provider including nurses in dealing with this problem.

Keywords

depresi postpartum, deteksi, pencegahan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.