Pencarian Makna Hidup Klien Terdiagnosa Lupus Eritematosus Sistemik dengan Perspektif Maslow dan Henderson

Muhammad Judha, Elly Nurachmah, Imami Nur Rachmawati


DOI: http://dx.doi.org/10.7454/jki.v13i3.245


Abstract


Abstrak

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk menggali pengalaman partisipan mencari makna hidup. Partisipan penelitian berjumlah delapan parisipan dengan purposif sample. Pengalaman partisipan memberikan gambaran secara utuh diketahuinya perasaan partisipan dihadapi lupus dan perubahan nilai, kepercayaan, dan keyakinan penderita lupus. Hasil penelitian yang diperoleh mendapatkan respon penderita menghadapi penyakit lupus terhadap aktivitas fisik, psikologis, dan perubahan lingkungan serta perubahan nilai, kepercayaan dan keyakinan penderita lupus. Hasil penelitian menyarankan tenaga perawatan melakukan asuhan yang komprehensif, untuk tenaga pendidikan juga harus memberikan prosedur melakukan asuhan keperawatan holistik kepada peserta didik. Untuk peneliti lain agar menambah variasi jenis kelamin partisipan agar memperoleh variasi tema.

 

Abstract

This research is a qualitative study to explore the experiences of participants to find meaning in life. Amount of research participants with a purposive sample of eight paricipants. The Experience gives participants how to life with lupus and how to find changes in value, trust, and confidence in people with lupus. The results are getting face lupus patients response to physical activity, psychological, and environmental changes and changes in values, trust, and confidence in people with lupus. The results suggest that nurse must do comprehensive care, to education personnel must also provide procedure to conduct a holistic nursing care to students. For another researchers in order to increase the participants’ gender variations in order to obtain variation on the theme.


Keywords


arti hidup, fenomenologi, penderita lupus, perspektif Maslow dan Henderson

Full Text:

Full text - PDF

References


Acne Blemish Control. (2010). Mengurangi gejala lupus dengan diet. Diperoleh dari http://www. acneblemishcontroltips.com/health-tips-and-recipes/alleviate-the-symptoms-of-lupus-with-diet.html?lang=id.

Data Rekam Medis Rumah Sakit Mohamad Hoesin Palembang. (2009). Rumah Sakit Mohamad Hoesin Palembang, Sumatera Barat.

Cockburn, J., Moses, N., Nicholas, C., & Wiggers, J. (2003). Patient Education and Counselin: Prevalence and correlates of perceived unmet needs of people with systemic lupus erythematosus. Diperoleh dari www.elsevier. com.

Carthy, I., Cruz, D.P., McCurdie, P.D., Tench, J.C.M. , & White. (2003). Fatigue in systemic lupus erythematosus: A randomized controlled trial of exercise. Diperoleh dari www.rheuma tology.oupjournals.org.

Ihromi, T.O. (2006). Pokok-pokok antropologi budaya (Edisi 12). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Kemp, C. (1999). Klien sakit terminal: Seri asuhan keperawatan (Edisi 2). Jakarta: EGC.

Porter, D.F. (2000).  The effects of active systemic lupus erythematosus on the daily life experiences of women diagnosed with the disease. Rh.D. (Dissertation, Southern Illinois University at Carbondale, United States – Illinois). Diperoleh dari ProQuest Nursing & Allied Health Source. (Publication No. AAT 9982102).

Potter, P.A., & Perry, A.G. (2005). Buku ajar fundamental keperawatan: Konsep, proses dan praktik (Edisi 4). Jakarta: EGC.

Rahayu, S. (2008). Pengalaman klien dengan kanker payudara yang telah menggunakan terapi komplementer di RS kanker Darmais Jakarta. (Penelitian). Depok UI.

Rouse, K.A.G. (2004). Beyond maslow’s hierarchy of needs: What do people strive for? Performance Improvement, 43 (10), 27 – 31. Doi: 742667591.

X-Plain Lupus. (2009). The patient education institute, Inc. www.X-Plain.com. Diperoleh dari http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/tutorials/ lupus/id209104.pdf

Revenson, T.A. (1993). Role social support. Bailliere’s Clinical Rheumatology, 7 (2). Bailliere Tindall.

Supriyati, I. (2008). Hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap perawat dalam aplikasi pencegahan ansietas klien pre operatif efektif di Rumah sakit Orthopedi Prof. Dr.R Soeharso Surakarta (Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta). Diperoleh dari http://etd.eprints.ums.ac.id/439/.

Soekanto, S. (2006). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Syarif, D. (2010). Lupus makes my life more meaning-ful. The Jakarta Post. Diperoleh dari http://www.thejakartapost.com/news/2010/05/10/lupus-makes-my-life-more-meaningful.html.

Yamaji, K., Yasuda, M., Yang, K., Kanai, Y., Yamaji, C.,  Kawanishi, T.,  & Takasaki, Y. (2007). A case of very-late-onset systemic lupus erythematosus, Modern Rheumatology, 17 (5), 441-444. Doi: 1363683721.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Keperawatan Indonesia by http://jki.ui.ac.id is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
VISITOR COUNTER

StatCounter - Free Web Tracker and Counter

~ View My Stats Detail ~