Penurunan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Melalui Terapi Reiki Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2

Ester Inung Sylvia, Krisna Yetti, Rr.Tutik Sri Hariyati
| Abstract views: 7765 | PDF views: 6119

Abstract

Abstrak

Reiki merupakan terapi komplementer untuk menurunkan kadar glukosa darah. Terapi ini menggunakan energi alami yang
disalurkan pada tubuh pasien dengan tujuan menyelaraskan energi yang tidak seimbang dalam tubuhnya. Penelitian untuk
mengetahui pengaruh Reiki terhadap penurunan glukosa darah dan mengidentifikasi apakah faktor stres dan berat badan
(obesitas) berperan dalam penurunan KGD pasien Diabetes Melitus tipe 2 dilakukan di Klub Diabetes sebuah RS di Jakarta.
Desain penelitian pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest design. Sejumlah 18 sampel dipilih dengan
teknik purposive sampling. Terapi dilakukan selama tiga puluh hari dengan dua metode, secara langsung dan jarak jauh. Hasil
penelitian menunjukkan perbedaan bermakna antara glukosa darah sebelum dan setelah intervensi Reiki (p= 0,000; α= 0,05).
Penelitian ini menyarankan penggunaan Reiki dalam asuhan keperawatan.
Kata Kunci: diabetes melitus tipe 2, kadar glukosa darah, Reiki, terapi komplementer

Abstract

Reiki is one of the complementary therapies that are used to decrease blood glucose level. The therapy transfers natural
energy into the patient’s body to synchronize the energy imbalance in the body. The research to examine the effect of Reiki and
the role of the stress and weight factor to decrease blood glucose level of DM type 2 patients was held in a hospital-based
diabetic club in Jakarta. The design of this study was pre-experimental with the one-group pretest-posttest design. Eighteen
patients were selected with the purposive sampling technique. Reiki therapy was performed in 30 days using two methods:
direct and distant healing method. The result revealed that there was a significant difference in random blood glucose level
before and after the Reiki intervention (p= 0.000; α= 0.05). It is recommended to incorporate the Reiki therapy in nursing
care.
Keywords: type 2 Diabetes Mellitus, blood glucose level, Reiki, complementary therapy

Keywords

diabetes melitus tipe 2, kadar glukosa darah, Reiki, terapi komplementer

Full Text:

PDF

References

Benson, H., & Proctor, W. (2000). Dasar-dasar respon relaksasi: Bagaimana menggabungkan respons relaksasi dengan keyakinan pribadi anda. (Alih bahasa oleh Nurhasan). Bandung: Kaifa.

Conn, D.L., Hollister, R., & Arnold, W.J. (2001). Alternative care for artrhitis and related musculoskeletal disease, dalam Ruddy, S., Harris, E.D., & Sledge, C.. Kelley’s textbook of rheumatology (6th Ed.). Philadelphia: WB Saunders.

Crisp, J. (2001). Potter and Perry’s fundamentals of nursing. Philadelphia: Harcourt Publisher International.

DiNucci, E.M. (2005). Energy healing: A complemen-tary treatment for orthopaedic and other condi-tions. Orthopaedic Nursing, 24 (4), 259-269.

Elwood, J.M. (2007). Critical appraisal of epi-demiological studies and clinical trials. Melbourne: Oxford University Press.

Guyton, A.C. (1996). Human physiology and mechanism of disease. (Alih bahasa oleh Andrianto, P.). Jakarta: EGC.

Ishaq, I.I. (2002). Mengenal usui Reiki I & II intensif: Sebagai penyembuhan ilahiah. Jakarta: Delapratasa Publishing.

Individual Wellbeing Diagnostic Laboratories. (2008). Individual Wellbeing Diagnostic Laboratories. Diperoleh dari http://www.iwdl.net.

Kozier, B., Erb, G., Blais, K. & Wilkinson, J.M. (1995). Fundamental of nursing: Concepts, process, and practice. California: Addison Wesley Publishing Company.

McKenzie, E. (2006). Healing reiki. London: Octopus Publising Group Ltd.

Moore, A. (2001). Reiki Healing Touch: Enhancing the Healing Process. Berkshire Medical Journal: 7-9.

National Centers for Complementary and Alternative Medicine. (2007). An introduction reiki. Diperoleh dari http://nccam.nih.gov.

Sjahdeini, S.R. (2005). Hidup sehat dengan reiki dan energi-energi non reiki. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Smeltzer, S.C. & Bare, B.G. (2002). Brunner and Suddarth’s texbook of medical-surgical nursing. Philadelphia: Lippincott.

Soegondo, S. (2007). Prinsip pengobatan diabetes, insulin, dan obat hipoglikemik oral, dalam Soegondo, S., et al, Penatalaksanaan diabetes melitus terpadu (hlm. 113-129). Jakarta: FK UI.

Soegoro, R. (2002). Hidup sehat dengan reiki. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Vitale, A. (2007). An integrative review of reiki touch therapy research. Holistic Nursing Practice, 21 (4), 167-179.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.