Efektivitas Paket Pereda Nyeri Pada Remaja Dengan Dismenore

Ratna Ningsih, Setyowati Setyowati, Hayuni Rahmah


DOI: http://dx.doi.org/10.7454/jki.v16i2.4


Abstract


Kesehatan reproduksi merupakan masalah penting bagi remaja. Karakteristik perubahan awal pada remaja salah satunya mengalami menstruasi, yang dapat menimbulkan dismenore. Dismenore dapat mengganggu aktivitas belajar serta secara tidak langsung juga dapat berdampak pada produktivitas dan kualitas hidup remaja. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi efektifitas paket pereda terhadap intensitas nyeri pada remaja dengan dismenore. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental, dengan posttest only with control group design. Total sampel adalah 64 responden. Hasil penelitian paket pereda efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada remaja dengan dismenore setelah dikontrol oleh kecemasan dan keletihan (OR= 14,339). Paket pereda disarankan untuk digunakan remaja dan sebagai bagian dari intervensi keperawatan untuk mengatasi dismenore.

Keywords


dismenore, intensitas nyeri, paket pereda, remaja

Full Text:

PDF

References


Alter, M.J. (2008). Sport stretch. Florida: Florida International University.

Amirta, Y. (2007). Sehat murah dengan air. Purwokerto: Penerbit Keluarga Dokter.

Anderson, B. (2010). Stretching in the office (Cetakan 1) (Penerjemah, Ratih Ramelan). Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta.

Batmanghelidj, F. (2007). Air untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan penyakit. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Blakey, H., Chisholm, C., Dear, F., Harris, B., Hartwell, R., Daley, A.J., & Jolly, K. (2009). Is exercise associated with primary dysmenorrhoea in young women. BJOG An International Journal of Obstetrics & Gynaecology, 117, 222–224.

Bobak, I.M., Lowdermilk, D.L., Jensen, M.D., & Perry, S.E. (2005). Maternity nursing (4th Ed.). St. Louis: Mosby-Year Book, Inc.

Brunner & Suddarth’s. (2002). Buku ajar keperawatan medikal bedah (Cetakan Pertama; Edisi 8; Vol. 1, 2, dan 3). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Daley, A.J. (2008). Exercise and primary dysmenorrhoea: A comprehensive & critical review of the literature. Sport Medicine: Adis Data International, 38 (8), 659–670.

Edmundson, L.D. (2006). Dysmenorrhea. Diperoleh dari http://www.emedicine.com/

Firdausy, M.I. (2010). Keajaiban air: Terapi penyembuhan berbagai macam penyakit dengan air. Jawa Tengah: One Books.

French, L. (2005). Dysmenorrhea. American family physician, 71 (2), 285–291.

Gunawan, D. (2002). Nyeri haid primer, faktor-faktor yang berpengaruh dan perilaku remaja dalam mengatasinya (survei pada 4 SLTP di Jakarta) (Tesis, tidak dipublikasikan). Bagian Obstetri-Ginekologi, FK UI, Jakarta.

Harry. (2007). Mekanisme endorphin dalam tubuh. Diperoleh dari http://klikharry.files.com.

Harunriyanto. (2008). Dismenore masih sering membayangi wanita. Diperoleh dari http://www.mediainfopintar.com.

Hasanah, O. (2010). Efektifitas terapi akupresur terhadap dismenore pada remaja di SMPN 5 dan SMPN 13 Pekanbaru (Tesis, tidak dipublikasikan). Program Pascasarjana FIK UI, Jakarta.

Hendrik (2006). Problema haid: Tinjauan syariat islam dan medis (Cetakan 1). Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Jhamb, M., Weisbord, S.D., Steel, J.L. & Unruh, M. (2008). Fatigue in patients receiving maintenance dialysis: A review of definitions, measures and contributing factors. AMJ Kidney Dis, 52 (2), 353–365.

Laszlo, K.D., Gyorffy, Z., Adam, S., Csoboth, C., & Kopp, M.S. (2008). Work-related stress factors and menstrual pain: A nation-wide representative survey. Journal of Psychosomatic Obstetrics & Gynecology, 29 (2), 133–138.

Lubkin, I.L. & Larsen, P.D. (2007). Chronic illness impact and interventions (6th Ed.). Sudbury, MA: Jones and Bartlett Learning.

Muhammad, A. (2011). Kedahsyatan air putih untuk ragam terapi kesehatan. Yogyakarta: Penerbit DIVA Press.

Nathan, A. (2005). Primary dysmenorrhoea. Practice Nurse, 30 (6), 49.

Nurhadi. (2007). Cara mudah tetap sehat. Diperoleh dari http://www.hady82.com.

Prawirohardjo, S. (2005). Ilmu kebidanan. Edisi Ketiga. Cetakan Keenam. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Reddish, S. (2006). Dysmenorrhoea. Australian Family Physician. 35 (11), 842–844, 846–849.

Santoso (2008). Angka kejadian nyeri haid pada remaja Indonesia. Diperoleh dari http:// www.info-sehat.com/insi.

Sharma, A., Taneja, D.K., Sharma, P., & Saha R. (2008). Problems related to menstruation and their effect on daily routine of students of a medical college in Delhi, India. Asia Pacific Journal Of Public Health, 20 (3), 234–241. doi: 10.1177/1010539508316939.

Thermacare. (2010). Abdominal stretching exercises for menstrual pain. Diperoleh dari http:// www.chiromax.com/Med.

Unsal, A., Ayranci, U., Tozun, M., Arslan, G., & Calik, E. (2010). Evaluation of dysmenorrhea among women and its impact on quality of life in a region of western Turkey. Ups J Med Sci. 115 (2), 138–145. doi: 10.3109/0300 9730903457218.

Wadhwa, L., Sharma, J., Arora, R., Malhotra, M., & Sharma, S. (2004). Severity affect family and enviroment (safe) approach to evaluate chonic pelvic pain in adolescent girls. Indian Journal of Medical Sclences, 58 (7), 275–382.

Weissman, A.M., Hartz, A.J., Hansen M.D., & Johnson, S.R. (2004). The natural history of primary dysmenorrhoea: a longitudinal study. BJOG: An International Journal of Obstetrics and Gynaecology, 111, 345–352.

Woo, P., & McEneaney, M.J. (2010). New strategies to treat primary dysmenorrhea. Clinical Advisor for Nurse Practitioners, 13 11, 43.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Keperawatan Indonesia by http://jki.ui.ac.id is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
VISITOR COUNTER

StatCounter - Free Web Tracker and Counter

~ View My Stats Detail ~