Umur Orang dengan Hiv Aids (Odha) Berhubungan dengan Tindakan Pencegahan Penularan HIV

Yowel Kambu, Agung Waluyo, Kuntarti Kuntarti

Abstract


HIV/AIDS mengancam eksistensi manusia, sehingga perlu dilakukan tindakan pencegahan penularannya. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tindakan pencegahan penularan HIV oleh ODHA. Desain penelitian adalah deskriptif analitik cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah consecutive sampling. Penelitian dilakukan pada dua rumah sakit Pemerintah dan satu Klinik Yayasan Sosial Agustinus di Sorong Papua Barat. Jumlah responden yang diperoleh 75 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan tindakan pencegahan penularan HIV adalah umur (p= 0,040; α= 0,05). Pada analisis regresi logistik ganda diketahui bahwa umur merupakan faktor yang paling mempengaruhi tindakan pencegahan penularan HIV (p= 0,031; α= 0,05; 95% CI: 1.169-26.423). Umur muda berisiko menularkan HIV karena cenderung melakukan seks tidak aman. Perawat dalam memberikan asuhan keperawatan harus berfokus pada intervensi konseling bagaimana menghindari perilaku seks tidak aman.


 

Abstract

 

Age People with HIV AIDS (PLWHA) Precautions in Connection with HIV Infection. HIV/AIDS has threaten the human existence, so it necessary to actions to prevent the HIV transmissions. The aim of this study was to determine the factors that influence the act of HIV transmission prevention by PLWHA. The study design was cross sectional analytic descriptive approach. The sampling technique is consecutive. The study was conducted at two government hospitals and one private clinic in Sorong. The number of respondents is 75 people. The results showed that factors correlated to the prevention of HIV transmission is age (p= 0,040; α= 0,05). In multiple logistic regression analysis it is known that age is a factor that most influences the actions of prevention of HIV transmission (p= 0,031; α= 0,05; 95% CI: 1.169-26.423). The young age due to become infected with HIV were more likely to perform unsafe sex. The provision of nursing care  shlould be focused on the interventions counseling how to avoid unsafe sex.

 

Keywords: HIV transmission, PLWHA, prevention


Keywords


ODHA; pencegahan; penularan HIV

References


Al-Serouri, Anaam, Al-Iryani, Al Deram, dan Ramaroson. (2010). AIDS awareness and attitude among Yemeni young people living in high-risk area. Eastern Mediterran Health Journal, 16(3), 242-250. Diperoleh dari http://applications.emro.who.int/emhj/V16/03/16_3_2010_0242_0250.pdf?ua

Dachlia, D. (2000). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Berisiko Terinfeksi Pada Pelaut/Pekerja Pelabuhan Di Jakarta, Manado, dan Surabaya (Analisis Data Survei Sirveilans Perilaku 1999). Tesis (Tidak dipublikasikan). Jakarta: Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pasca Sarjana Universitas Indonesia.

Dumatubun, A.E. (2003). Pengetahuan, Perilaku Seksual Suku Bangsa Marind-Anim. Jurnal Antropologi Papua, 1(3), 32. Diperoleh dari http://papuaweb.org/uncen/dlib/jr/antropologi/

Ignatavicius, D.D., & Workman, M.L. (2010). Medical Surgical-Nursing Patient-Centered Collaborative Care. 6th edition. St. Louis, Missouri: Sounders Elsevier.

Irmanigrum, et al., (2007). Situasi Perilaku Berisiko dan Prevalensi HIV di Tanah Papua 2006: Hasil STHP Tahun 2006 di Tanah Papua. Jakarta: Badan Pusat Statistik dan Direktur Jenderal PP & PL DepKes RI

Margono, Y. (2010). Di Kota 175 Penderita HIV/AIDS Meninggal. Radar Sorong. Diakses 26 Maret 2011, dari http://www.facebook.com/note.php? note_id=277693111871.

Peltzer, K. (2000). Factors Affecting Condom Use Among South African University Students. East African Medical Journal, 77(1), 46-52.

Papua, Elsham. (2010). Penderita HIV/AIDS di Papua Barat 1.589. Cahaya Papua. Diakses 2 Maret 2010, dari http://elshamnewsservice.blogspot. com/2010/04/penderita-hivaids-di-papua-barat-1589.html.

P2PL, Ditjen. (2011). Laporan Situasi Perkembangan HIV&AIDA di Indonesia sampai dengan Juni 2011. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Sastroasmoro, S., Ismael, S. (2010). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta: Sagung Seto.

Siahaan, M. (2003). Hubungan Karakteristik Individu Dengan Perilaku Seksual Berisiko Tertular HIV/AIDS pada Pria Pekerja Perusahaan di Kota Batam Tahun 2003. Tesis. Jakarta: Program Studi IKM Kekhususan Managemen Kesehatan Daerah Program Pascasarjana Universitas Indonesia.

Stine, G. J. (2011). AIDS Update 2011. New York: McGrow-Hill.

UNAIDS. (2009). Annual Report 2009. Diakses 28 April 2011, dari http://www.unaids. org/en/media/unaids/contentassets/dataimport/pub/report/2010/2009_annual_report_en.pdf.




DOI: http://dx.doi.org/10.7454/jki.v19i3.473

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Keperawatan Indonesia by http://jki.ui.ac.id is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
VISITOR COUNTER

StatCounter - Free Web Tracker and Counter

~ View My Stats Detail ~